Manado, Intensnews.com – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulut.
RDP yang digelar di ruang rapat komisi III di buka secara langsung oleh ketua komisi III, Berty Kapojos dan didampingi oleh wakil ketua komisi III Nick Adicipta Lomban dan sekretaris komisi III Yongki Limen, Senin (26/1/2026).
Rapat ini digelar dalam rangka membahas capaian kinerja tahun 2025 dan program-program kerja yang akan dilakukan BPBPK Sulut sepanjang tahun 2026 ini.
Saat membuka rapat, Berty Kapojos mempertanyakan ketidakhadiran dari Kepala Balai (Kabalai) BPBPK, Ir. Reza Rizka Pratama, S.T kepada yang mewakili Kabalai, yang hadir dalam rapat tersebut.
Menanggapi pertanyaan dari Kapojos terkait tidak hadir nya Kabalai dalam rapat tersebut, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) BPBPK Sulut, Neiklan Kasongkahe mewakili Kabalai yang hadir saat itu, menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran dari Kabalai BPBPK dikarenakan berhalangan.
“Sebelumnya pak, permohonan maaf kami, pak Kepala Balai berhalangan, karena hari ini sebenarnya ada rapat paralel, yaitu rapat pembahasan rencana serah terima pembahasan gunung Ruang bersama Kemenko PMK, rapat pembahasan rencana SPAM Regional di Mantarano,” kata Neiklan Kasongkahe.
Neiklan mengatakan bahwa sekarang berdasarkan Permen PU Tahun 2024 jadi empat, yaitu :
- Penyelenggaraan air minum yang aman
- Sanitasi dan persampahan
- Penyelenggaraan pengembangan kawasan strategis.
- Penyelenggaraan pembangunan gedung.
Adapun program kinerja yang telah dilakukan di tahun 2025 adalah pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana hunian relokasi bencana gunung Ruang di Desa Modisi Kabupaten Bolaang’mongondow Selatan (Bolsel) dengan nilai kontrak yang terakhir disepakati berada di angka 115 miliar rupiah, kontrak pelaksanaannya adalah PT Berantas dari BUMN dan progressnya sampai saat ini sudah 98%.
“Ini ruang lingkupnya kita bangun fasilitas air minum, terus ada juga peribadatan. Dan juga, ini merupakan kolaborasi, kalau perumahannya dilaksanakan oleh kementerian PKP perumahan dan dari kami menyiapkan fasilitas – fasilitas peribadatan gereja, fasilitas kesehatan, puskesmas pembantu, sekolah TK, PAUD sampai SMP, Lapangan Futsal dan juga ruang terbuka,” jelas Neiklan Kasongkahe yang saat itu didampingi oleh Kepala Seksi (Kasie) Haryo.
“Kami telah mendengarkan pemaparan terkait capain kinerja dari BPBPK Sulut di tahun 2025, nantinya kami komisi III akan menjadwalkan untuk turun ke lapangan dan melihat langsung program – program yang telah dijalankan BPBPK ini,” tutup Yongki Limen.
Anggota komisi III yang hadir dalam rapat tersebut, Ketua komisi III Berty Kapojos, sekretaris komisi III Yongki Limen, wakil ketua komisi III Nick Adicipta Lomban, dan anggota komisi III yang hadir Haslinda Rotinsulu, Gracia Yubelinda Oroh, Royke O. Roring, Ronald Sampel, Frangky Roger Mamesah, Capt. Remly Kandoli, Royke Anter.(Lin)


Tinggalkan Balasan