MANADO, Intensnews.com – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hi. Amir Liputo, S.H., menggelar kegiatan Reses II Masa Persidangan Tahun 2026 di Serambi Masjid Al Amin, Kelurahan Wanea, kawasan Pakowa–Aspol, Kota Manado, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan yang diawali dengan Sholat Dzuhur berjamaah tersebut dihadiri sekitar 100 peserta, terdiri dari jajaran pemerintah kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, organisasi kemasyarakatan, serta warga yang terdampak musibah kebakaran di kawasan Aspol dan sekitar Masjid Al Amin yang terjadi pada 28 Juli 2026.

Amir Liputo dalam sambutannya mengatakan bahwa reses merupakan wadah konstitusional untuk menyampaikan dan mendengar secara langsung suara rakyat sekaligus memastikan bahwa seluruh aspirasi dari warga mendapat perhatian dan pengawalan serius melalui fungsi legislatif di DPRD Sulut.

Tidak hanya sekedar menyerap aspirasi, Legislator PKS ini juga menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa paket bahan – bahan pokok yang diserahkan secara langsung kepada korban kebakaran sebagai bentuk kepedulian di masa pemulihan.

“Musibah ini menjadi keprihatinan kita bersama. Kehadiran kami melalui reses bukan hanya untuk mendengar aspirasi, tetapi juga memastikan pemerintah hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” ujar Amir Liputo.

Dalam dialog interaktif bersama warga terdampak, muncul beberapa usulan dan kebutuhan mendesak pascabencana, di antaranya:

Bantuan Peralatan Memasak: Pengadaan kompor gas, tabung LPG, regulator, dan alat masak bagi keluarga penyintas yang kehilangan tempat tinggal dan masih mengungsi.

Bantuan Bahan Bangunan: Penyaluran material konstruksi bagi warga yang memiliki lahan untuk dapat segera membangun kembali hunian mereka.

Percepatan Dokumen Kependudukan: Fasilitasi dan kemudahan pengurusan kembali dokumen-dokumen penting milik warga yang hangus terbakar. ​Menanggapi poin-poin aspirasi tersebut, Amir Liputo berkomitmen untuk segera mengoordinasikannya bersama Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kota Manado, serta instansi teknis terkait agar penanganan pascabencana berlangsung cepat, tepat, dan menyasar kebutuhan mendasar warga.

​Melalui agenda reses ini, diharapkan proses pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat korban kebakaran Pakowa–Aspol dapat terakselerasi, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat.