MANADO, IntensNews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) setiap hari Senin menggelar ibadah oikumene rutin, yang digelar di ruang rapat paripurna, lantai dua gedung DPRD Sulut, Senin (6/7/2026).
Ibadah yang menjadi wadah refleksi rohani, diikuti oleh pimpinan dan anggota Dewan, seluruh Jajaran di Sekretariat DPRD Sulut, dan Forum Wartawan DPRD (Forward) Sulut.
Adapun yang akan bertugas dalam pelayanan ibadah ini, yakni :
Pelayan Firman: Gbl. Tedius Kuemba Batasina, M.Th.
Leader (MC/WL): Flavio Silangen.
Tim Musik: Rainer Supit, Piet Hein Takapipi, dan Hendra Ruaw
Multimedia: Charles Bojoh
Singers, Petugas Kolekte, & Penerima Tamu: Penanggung Jawab Ibadah (Bagian Umum)
Pembacaan Firman Tuhan, disampaikan oleh langsung oleh gembala Tedius Kuemba Batasina, M.Th. Dalam perenungan ayat firman Tuhan diambil dari Yohanes 5:1-18, ‘Penyembuhan pada Hari Sabat di Kolam Betesda’, Gembala Teddy menekankan pentingnya menghadirkan kemuliaan Tuhan dalam rutinitas kerja pemerintahan.
“Manusia bukanlah siapa-siapa tanpa penyertaan Tuhan. Oleh karena itu, menjaga kehidupan spiritual di tengah padatnya aktivitas politik dan pelayanan publik menjadi fondasi yang tidak boleh diabaikan,” ujar Gembala Teddy dalam khotbahnya.
Ia mengajak seluruh wakil rakyat beserta jajaran birokrasi sekretariat untuk senantiasa mengandalkan kekuatan iman serta mengutamakan nilai-nilai ketuhanan dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.
Di pihak lain ketua DPRD, dr. Fransiscus Andi Silangen, Sp.B-KBD dalam sambutannya mengatakan betapa pentingnya menyandarkan tugas-tugas kedewanan pada firman Tuhan, banyak hal positif dan penguatan yang bisa didapatkan saat beribadah.
“Didalam Alkitab Kita menemukan Kompas dan petunjuk jalannya hidup. Mengawali kerja dengan beribadah membuat kita sadar bahwa apa yang kita lakukan di lembaga ini adalah untuk kemuliaan nama Tuhan dan Kesejahteraan masyarakat,” kata dr. Fransiscus Andi Silangen, Sp.B-KBD.
Melalui ibadah oikumene ini, diharapkan seluruh elemen di lingkungan DPRD Sulut dapat mengimplementasikan nilai-nilai belas kasih, berani bertindak benar, demi kemanusiaan, dan selalu andalkan Tuhan dalam menjalankan tugas kedewanan demi kemajuan daerah bumi nyiur melambai, tutupnya.


Tinggalkan Balasan