Manado, Intensnews.com – PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) V Manado terus menunjukkan komitmennya dalam
mendukung pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan melalui penyaluran
paket Ramadan kepada pengurus bank sampah yang tergabung dalam Forum
Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia (FORSEPSI).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kepedulian sosial Pegadaian kepada para penggiat lingkungan yang selama ini aktif dalam mengelola serta mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang bernilai ekonomi.

Program penyaluran paket Ramadan ini merupakan bentuk dukungan dan kepedulian Pegadaian kepada para penggerak bank sampah, sekaligus diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara Pegadaian dan komunitas bank sampah dalam menjalankan komitmen perusahaan terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Secara nasional, program ini dilaksanakan di 12 Kantor Wilayah PT Pegadaian di seluruh Indonesia dengan total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp402.000.000. Program
tersebut menjadi wujud apresiasi Pegadaian kepada komunitas bank sampah yang
berperan aktif dalam mendukung pengelolaan lingkungan sekaligus mendorong
terciptanya nilai ekonomi bagi masyarakat.

Di wilayah kerja Pegadaian Kanwil V Manado yang meliputi Sulawesi Utara, Sulawesi
Tengah, Gorontalo, Maluku Utara, dan Papua, bantuan paket Ramadan disalurkan kepada
empat bank sampah yang tergabung dalam jaringan FORSEPSI yang berada di Jayapura, Sulawesi Tengah, Manado, dan Minahasa.

Untuk wilayah Manado, bantuan tersebut diterima langsung oleh Direktur Bank Sampah, Hastin Yusuf, yang hadir
sebagai perwakilan penerima manfaat dalam kegiatan penyerahan bantuan tersebut.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil V Manado, Maksum, menyampaikan bahwa
kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Pegadaian dalam mendukung gerakan lingkungan berbasis masyarakat. Menurutnya, keberadaan bank sampah memiliki peran
strategis dalam membangun kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah secara
lebih bertanggung jawab sekaligus memberikan nilai ekonomi.

“Pegadaian tidak hanya berperan sebagai perusahaan jasa keuangan nonbank, tetapi
juga memiliki komitmen untuk memberikan dampak sosial yang positif bagi masyarakat. Kami berharap kolaborasi dengan para penggiat bank sampah yang tergabung dalam
FORSEPSI dapat terus diperkuat sehingga mampu mendukung pengelolaan lingkungan
yang berkelanjutan,” ujar Maksum.

Melalui kegiatan ini, Pegadaian berharap hubungan kemitraan dengan komunitas bank
sampah dapat terus berkembang serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih
bersih, produktif, dan berkelanjutan di berbagai daerah.