Manado, Intensnews.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dr. Fransiscus Andi Silangen, Sp.B-KBD mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang dilaksanakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANAS) Republik Indonesia (RI), Rabu (15/4/2026).

Kegiatan KPPD yang bertempat di Lembah Tidar Akademi Militer Magelang, dilaksanakan selama 5 (Lima) hari, dimulai pada hari Rabu (15-19/4/2026) dan dihadiri oleh 503 Ketua DPRD se-Kabupaten/Kota di Indonesia, kegiatan ini dikemas dalam bentuk retreat.

Bertemakan ‘Memperkuat Peran Pimpinan Legislatif Dalam Menyukseskan Program Asta Cita Guna Mewujudkan Indonesia Emas 2045.’ KPPD ini merupakan momentum langka yang berharga, karena mempertemukan ketua DPRD se-Indonesia, juga merupakan kesempatan untuk saling bersilahturahmi dengan para ketua DPRD se-Indonesia.

Kehadiran ketua DPRD Sulut, Fransiscus Andi Silangen (FAS), di KPPD ini menegaskan bahwa lembaga legislatif yang dipimpinnya selaras dengan visi dan misi dari pemerintah pusat

Lanjutnya dengan penuh semangat mengungkapkan rasa syukur dan bangga karena bisa berada di tempat, dimana para pemimpin nasional di tempat dan digembleng.

“Saya bersyukur dapat mengikuti kegiatan ini, karena tujuan digelarnya kegiatan KPPD ini yakni agar pemimpin daerah mendapatkan pembekalan kepemimpinan,  agar pemimpin dapat menyerap semangat disiplin, integritas, dan jiwa korsa yang tinggi,”  jelas FAS.

Lanjutnya lagi, bahwa implementasi program strategis Asta Cita, mulai dari ketahanan pangan, penguatan ekonomi hijau, hingga peningkatan kualitas SDM harus menjadi prioritas di Bumi Nyiur Melambai.

“Kami di Sulut berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi. Pimpinan legislatif harus menjadi motor penggerak dalam mengawal kebijakan yang pro rakyat, memastikan pemerataan pembangunan, serta menjaga stabilitas nasional demi tercapainya cita – cita bangsa di tahun 2045 nanti,” ungkap FAS

Dirinya pun mengharapkan nilai – nilai kepemimpinan yang tangguh dapat terimplementasi dalam kinerja DPRD Sulut.

Untuk diketahui Lembah Tidar juga dikenal Kawah Candradimuka adalah kawah di kahyangan dalam mitologi pewayangan Jawa, tempat Gatotkaca digembleng menjadi ksatria tangguh. Secara kiasan, memiliki makna tempat penggemblengan, pendidikan/pelatihan yang keras agar seseorang menjadi pribadi yang kuat, terlatih, terampil, disiplin dan bermental baja.(Lina)