MANADO, IntensNews.com – PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) V, Area 1 Manado bekerjasama dengan Synaps, melakukan kegiatan sosial Sunatan/Khitanan Massal gratis. Kegiatan yang bertemakan ‘Langkah Emas Anak Sholeh,’ merupakan program Dana Kebajikan Umat Pegadaian, Sabtu (11/7/2026).

Sunatan/khitanan massal di gelar di halaman depan PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) V, Area 1 Manado yang beralamatkan di Jalan Dr. Soetomo, Kelurahan Pinaesaan, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sulawesi Utara, dimulai tepat pada pukul 08.00 Wita, yang diikuti sebanyak 145 anak – anak dari berbagai daerah di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Pimpinan PT Pegadaian Kanwil V Manado, Maksum, pada kesempatan itu mengucapkan selamat datang kepada anak – anak dan orang tua yang mengantarkan/mendampingi anak – anak untuk melakukan sunatan. Kegiatan sosial khitanan massal ini merupakan wujud tanggungjawab sosial serta menunjukkan kepada masyarakat bahwa PT Pegadaian hadir di tengah-tengah masyarakat dan memberikan dampak langsung ke masyarakat.

“Selamat kepada anak – anak, semoga hari ini berjalan lancar. Mohon kepada ustad untuk dibimbing dan didoakan, dan untuk tim medis juga dapat memberikan arahan setelah ini, supaya orang tua nya mendapat gambaran dari pelaksanaan khitanan massal ini,” kata Maksum.

Maksum berharap terselenggaranya acara ini dapat menjadi sejarah penting bagi anak – anak dan mengingatkan ibu dan bapak tentang produk serta layanan syariah yang ditawarkan oleh Pegadaian.

Disisi lain penanggungjawab dari tim SYNAPS Medical, Jakarta, dr. Aprilio Sandiri, mengatakan bahwa pelayanan khitanan massal ini adalah pelayanan khitanan massal yang eksklusif, karena tim SYNAPS menurunkan dokter – dokter dan ahli sunat dari seluruh Indonesia khusus untuk Manado.

“jadi yang akan menyunatkan jagoan ayah dan bunda adalah orang-orang yang berkompeten di bidang ini.

Jadi nanti tugas saya dan bunda yang pertama, sedikit saya jelaskan tipikal anak itu ada bermacam-macam, ada yang pemberani, ada yang cengeng, dan ada yang ragu-ragu, tiap anak itu ada dramanya, jadi tugas ayah dan bunda adalah mensupport kita,” ujar dokter Aprilio.

Lanjutnya mengatakan bahwa pada khitanan massal PT Pegadaian menggunakan metode lem/metode sealer, yang mana harga sunatan yang menggunakan metode lem ini bisa mencapai 3 – 5 juta. Namun, PT Pegadaian memberikan gratis kepada anak – anak peserta sunatan.

“Disini kita pakai metode lem / metode Sealer, kalau di Jabodetabek kita jual 3-5 juta tapi hari ini PT Pegadaian berikan gratis,” jelas dokter Aprilio.

Lanjutnya mengingatkan kepada ayah dan bunda bahwa setelah sunat, tidak perlu khawatir ataupun takut karena SYNAPS punya layanan eksklusif yang lainnya yaitu manemani sampai sembuh.

“Ayah dan bunda jangan takut karena kita punya layanan eksklusive yang lain yaitu menemani sampai sembuh, nanti ayah dan bunda, kita akan edukasi di grup WhatsApp. Selesai sunat, ayah dan bunda akan berdiskusi dengan kami di grup WhatsApp, akan kami jelaskan seperti apa proses penyembuhannya di hari kedua, ketiga, dan hari keempat dan untuk bagaimana perawatannya juga akan kami jelaskan di grup whatsapp,” pungkasnya.

Sambutan dr. Aprilio di tutup dengan sebuah pantun. Berikut isi pantunnya, ‘Burung perkutut di pohon kelapa, terbang tinggi ke arah Bunaken, selamat datang hadirin semua, mari sukseskan sunatan massal ini dengan keren.’

PT Pegadaian tidak hanya memberikan sunatan massal gratis kepada anak – anak peserta sunatan, namun juga memberikan bingkisan seperti tas sekolah, sarung, makan siang, cemilan / makanan ringan (Snack) dan bingkisan menarik nya adalah tabungan emas sebesar 150 ribu untuk semua anak.

Hadir dalam giat khitanan, Pimpinan PT Pegadaian Kanwil V Manado, Maksum, Kepala Auditor Intern, Gusna Ratna Dewata, deputi operasional kanwil V Mando, Widi Sunardi, deputy Bisnis area Manado 1, Andi Vivin Budi Permana, Pimpinan cabang Istiqlal, Perwakilan UAS, dan 22 petugas medis dari tim SYNAPS.