Manado, IntensNews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) setiap hari Senin melakukan ibadah rutin. Senin (18/5/2026).

Pujian dan penyembahan dalam ibadah keluarga besar DPRD Sulut pada hari ini dipimpin langsung oleh bagian Sekretariat Dewan (Setwan) dan pelayanan Firman Tuhan disampaikan langsung oleh Pdt Melki Tanaka Mth.

Dalam peribadatan tersebut, Pdt. Melki mengambil nats pembacaan Firman Tuhan di Kisah Para Rasul 1:6-11, judul ayat Firman Tuhan, ‘Yesus Terangkat Ke Sorga’.

Menurut Pdt. Melki, nats pembacaan dari firman Tuhan ini yakni, Yesus mau mengatakan kepada murid muridnya bahwa jangan sibuk tentang bertanya kapan Yesus datang lagi tetapi lakukan tugas sebagai murid.

“Pun, dalam hidup kita jangan hanya fokus bertanya kapan Tuhan datang tetapi fokuslah pada tugas dan tanggung jawab lewat bagian kita, tetapi Tuhan yang memperlengkapi kita dengan roh kudus sehingga kita mampu dan sanggup melakukan setiap perkara sehingga pun kita menjadi saksi Kristus. Memang kita tidak luput dalam berbagai persoalan apalagi sebagai anggota DPRD dalam pekerjaan dan tanggung jawab tetapi firman Tuhan adalah kompas moral,” kata Pdt. Melki Tanaka, M,Th.

Lanjutnya mengatakan Yesus terangkat ke Sorga sebagai anak manusia tetapi Yesus di beri tempat di sebelah kanan yaitu tempat yang penuh kuasa.

“Kita bukan hanya menang tetapi kita adalah lebih dari pemenang. Sekali menang bersama Yesus kita akan selamanya menang. Firman Tuhan yang sangat menguatkan bagi kita semua sebelum memulai tugas kerja hari ini,” jelasnya.

Dalam peribadatan di isi dengan puji – pujian oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) sebelum khotbah dan anggota DPRD Sulut sesudah khotbah. Dan menutup rangkaian acara ibadah, wakil ketua DPRD Sulut Royke Anter membawakan sambutan sekaligus ucapan Terima kasih buat hamba Tuhan Pdt Melki Tamaka Mth dan seluruh Asn dan insan pers yang hadir dalam ibadah pagi.

Wakil ketua DPRD Sulut ini juga dalam sambutanya menyampaikan bahwa Firman Tuhan adalah sebagai pengingat atau alarm dalam hidup.
“Kita sebagai manusia, harus mengingat bahwa Firman Tuhan adalah alarm / pengingat dalam perjalanan hidup kita, sehingga kita dapat melakukan tugas kerja dan tanggung jawab di DPRD sesuai apa yg tertulis dalam firman. Firman itu sebagai pengingat bila kita melakukan kesalahan maka harus di perbaiki,” pungkas Royke Anter.

Anggota DPRD Sulut yang hadir dalam ibadah, masing – masing, yakni : Wakil ketua DPRD, Royke Anter, Louis Schramm, Paulina Runtuwene, Inggrid Sondakh, Gracia Oroh.(Lina)