MANADO, IntensNews.com – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Prof. Julyeta Runtuwene, minta Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulut untuk dapat memaparkan atau menjelaskan terkait hasil pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) per 30 Juni 2026
Hal ini diminta Julyeta Runtuwene dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV bersama Dinkes Sulut dan pihak – pihak Rumah Sakit yang hadir dalam RDP tersebut, Selasa (14/7/2026).
RDP ini dilaksanakan untuk membahas berbagai program, seperti, :
1. Penanggulangan kejadian luar biasa (KLB) dan wabah penyakit menular.
2. Lonjakan kasus kusta di Sulawesi Utara.
3. Kondisi TBC.
4. Tren penyakit menular di Sulut.
5. Data masyarakat di Sulut yang punya cek terhen puskesmas tanpa dokter.
6. Ketersediaan dokter di puskesmas kepulauan.
7. Kesiapan SDM untuk penggunaan peralatan medis di NICU.
“Untuk ibu Kadis Dines Kesehatan provinsi Sulut, bolehkah saya meminta gambaran pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) per 30 Juni 2026 dalam bentuk tabel maupun realisasinya,” pinta Julyeta.
Poin penting dalam pertanyaan ini, yaitu : Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU), IKU mencakup RPJMD, Renstra, Renja, cakupan JKN, stunting, kanker, kematian ibu, dan kematian bayi. Usulan pengelompokan capaian: hijau (≥ 75%), kuning (50%), merah (< 50%), IKU berwarna merah memerlukan rekomendasi penambahan anggaran 2027
Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) dan Wabah Penyakit Menular, Pertanyaan mengenai peran Ranperda dalam penanggulangan KLB dan wabah penyakit menular, Lonjakan kasus kusta di Sulawesi Utara sebanyak 411 kasus baru, tertinggi di Malmong Dapil, Kondisi TBC dan apakah menjadi persoalan, Permintaan gambaran tren penyakit menular di Sulut dan ancaman global yang mendasari Ranperda.
Kebutuhan Data dan SDM Kesehatan, Permintaan data persentase masyarakat di Sulut yang memiliki cek terhen, puskesmas tanpa dokter di kepulauan.
Pertanyaan mengenai ketersediaan dokter di puskesmas pulau, seperti di Sangihe Laut dan Pulau Manado., serta Direktur Rumah Sakit mengenai komitmen menyiapkan SDM untuk penggunaan peralatan medis di NICU.


Tinggalkan Balasan